(Sitophilus zeamais Motsch) dapat diklasifikasikan sebagai berikut : Kingdom : Animalia diperoleh dari laboratoriumPest and Disease Management, SEAMEO BIOTROP Dengan kadar air lebih besar, intensitas tumbukan antar F1 = Serbuk biji jarak 5 gr/400 gr biji jagung Di bawah Persentase Mortalitas S. zeamais pada Pengamatan 9 Hari Setelah INPRES RI No 13 tahun 2005, Pati digunakan dalam hampir setiap industri dalam berbagai bentuk. Pertanian Bogor serta laboratorium Pest and Disease Management, SEAMEO Lama perkembangan serangga ini dari telur hingga 5 - 8 hari (Subramanyam and Hagstrum 1996). suhu 100 oC selama 15 menit dan didinginkan dalam desikator tn = Tidak Nyata, 1.12 1.48 1.51 1.94 2.14 2.46 2.49 3.05, SSR 0.05 2.95 3.1 3.18 3.25 3.3 3.34 3.36 3.38 3.4 3.43 masukkan ke dalam oven pengering. (A) Interaksi Ionik, Gerakan ini Hama Analisis statistik pengaruh daya dan waktu, Beras adalah bahan makanan utama bagi lebih dari 1.75 miliar ummat Swadaya, Jakarta. F 6 /Contents 3 0 R kontrol), pada kadar air awal yang lebih rendah, selisih kenaikan suhu Infestasinya dimulai dari lapang dan terbawa sampai ke tempat. 17. Oven pengering udara panas... 21, Gambar 12. serangga (kardinan, 2001). Persentase Mortalitas S. zeamais pada Pengamatan 12 Hari relatif lebih sedikit bila dibandingkan denganTribolium spp. Analisis statistik pengaruh daya dan waktu, terhadap mortalitas seranggaSitophilus zeamais..……….. 54 Benih Jagung 10 Hari Setelah Tanam (hst), F0 99.00 98.00 99.00 296.00 98.67 Kulit biji dibuang memperlihatkan perubahan penampakan yang signifikan. Data Pengaruh Dosis Serbuk biji Terhadap Daya Kecambah <> • Setelah ditambah beberapa batu didih, Erlenmenyer dihubungkan samping aspek kuantitas. Kadar air mengalami penurunan Persentase Mortalitas (%) Imago S. zeamais. Ini 1. F2 40.00 45.00 45.00 130.00 43.33 F3 45.00 50.00 45.00 140.00 46.67 Tabel 4. Pada kedua sayap depannya terdapat 4 bintik kuning kemerah-merahan (m asing-masing sayap terdapat 2 bintik). Salah satunya adalah perbedaan banyaknya air yang Kartasapoetra (1991) mengemukakan bahwa benih jagung dalam simpanan di Panjang tubuh antara 2 - 5 F1 5.00 4.00 7.00 16.00 5.33 Menurut Borror dan Delong 1964 diacu dalam Soekarto 1984 sistematika hama dapat dilihat pada Tabel 1. Lampiran 7. Produksi padi nasional tahun 2002-2006. Potensi Hasil : kl.5,7 ton/ha pipilan kering, Pemulia : Subandi, Rudy Setyono, A. Sudjana, Hadiatmi sebesar 61.67 % dan terendah F7 (serbuk mengkudu 5 gr) sebesar 56.67 %. Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi diberikan pada saat pemeliharaan benih. membuat lubang keluar dengan mulut melalui perikarp. B setelah keluar dari mikrowave. alkaloida, saponin, dan sejenis protein beracun yang disebut kursin. Pengaruh perlakuan daya dan waktu oven gelombang mikro Kepala berbentuk moncong dengan antena. Membramo yang diperoleh dari kebun percobaan Muara, Bogor. perlakuan. muncul pada setiap perlakuan. b = Jumlah benih yang dikecambahkan, 1. di PT. 4. 93.00 Pupa terbentuk di dalam biji dengan cara membentuk ruang pupa dengan Persyaratan kualitas beras pengadaan dalam negeri tahun 2006 sesuai Hama Hasil Tanaman dalam Gudang. Menurut Sunjaya dan Widayanti (2006), pertumbuhan optimalSitophilus F2 26.57 26.57 26.57 79.70 26.57 Oven pengering (Dryer) merk IKEDA RIKA tipe SS-204 D (220 volt; 8A) digunakan 3 termokopel yang diletakkan di tengah dan pinggir bahan. Besarnya kehilangan Diakses Alami. sp. mortalitas imago S. zeamais (Lampiran 8-15). tepung atau bubuk dan biasanya kerusakan yang ditimbulkan tidak seberat makanan. kontrol yang mengatur periode maupun lamanya kerja magnetron. dengan metode oven adalah sebagai berikut : • Cawan kosong dan tutupnya dikeringkan dalam oven dengan setting